Home Edukasi akuntansi Pengertian dan Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap

Pengertian dan Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap

0
Pengertian dan Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap

Pengertian dan Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap

Pengertian Penyusutan (Depresiasi)

Penyusutan atau depresiasi adalah salah satu konsekuensi akibat dari penggunaan aktiva tetap. Dimana aktiva tetap akan cenderung mengalami penurunan fungsi. Pengertian penyusutan menurut penalaran umum adalah cadangan yang akan diperuntukan untuk membeli aktiva baru guna menggantikan aktiva lama yang tidak produktif. Sedangkan pengertian menurut akuntansi, penyusutan adalah pengalokasian harga perolehan aktiva tetap ke dalam harga pokok produksi, atau biaya operasional yang disebabkan penggunaan aktiva tetap tersebut. Terdapat beberapa metode penyusutan namun yang paling sering dipakai adalah metode penyusutan garis lurus.

Aktiva tetap akan mengalami penyusutan dari suatu periode ke periode berikutnya, jadi nilai kegunaan dari aktiva tetap akan terus berkurang dari suatu periode ke periode berikutnya, kecuali tanah. Misalnya adalah mesin yang dibeli untuk ektivitas operasi perusahaan seharga 12.000.000 dan setelah 6 tahun ke depan nilai dari mesin tersebut mengalami penyusutan menjadi Rp. 7.000.000.

Dalam

suatu periode tertentu apabila sudah digunakan atau dimanfaatkan maka nilai aktiva tetap akan mengalami penurunan. Aktiva tetap yang nilainya tidak akan berkurang, bahkan nilainya cenderung bertambah atau semakin tinggi adalah tanah. Seiring dengan bertambahnya waktu, nilai dari sebidang tanah akan mengalami penambahan atau semakin tinggi.

Baca Juga: Persamaan Akuntansi Aktiva Kewajiban dan Ekuitas (Modal)

Metode Penyusutan (Depresiasi)

Penyusutan aktiva tetap terjadi karena berkurangnya nilai kegunaan dari aktiva tetap yang disebabkan karena adanya pemakaian aktiva tetap tersebut. Penyusutan dikenal juga dengan istilah depresiasi yaitu pengalokasian aktiva tetap yang disebabkan adanya penurunan nilai dari aktiva tetap tersebut. Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui besarnya penyusutan atau depresiasi, diantaranya metode metode garis lurus, metode jumlah angka tahun, metode menurun berganda, metode satuan jam kerja dan metode satuan hasil produksi.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai metode penyusutan aktiva tetap, sebaiknya Anda pahami dulu beberapa istilah berikut ini:

  1. Harga perolehan (harga barang + biaya-biaya yang menyertainya)
  2. Harga buku aktiva tetap (harga perolehan – akumulasi penyusutan aktiva tetap)
  3. Nilai residu disebut juga dengan nilai sisa yaitu perkiraan nilai aktiva tetap setelah dipakai sesuai umur ekonomisnya.
  4. Umur ekonomis adalah batas waktu penggunaan barang atau perkiraan usia barang.

Berikut penjelasan dan pembahasan bebeberapa jenis metode penyusutan (depresiasi):

Metode Penyusutan (Depresiasi) Aktiva Tetap Garis Lurus

Istilah lain dari metode garis lurus adalah straigt line method, di dalam metode ini beban penyusutan aktiva tetap pertahunnya akan sama sampai akhir umur ekonomis aktiva tetap tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.