Home Edukasi akuntansi Pengantar Akuntansi – Penyelesaian Siklus Akuntansi

Pengantar Akuntansi – Penyelesaian Siklus Akuntansi

0
Pengantar Akuntansi – Penyelesaian Siklus Akuntansi

Siklus Akuntansi

Proses akuntansi yang diawali dengan menganalisis serta menjurnal transaksi yang diakhiri dengan mengikhitisarkan dan melaporkan transaksi tersebut disebut dengan siklus akuntansi (accounting cycle). Hasil terpenting dari siklus akuntansi adalah laporan keuangan. Proses penyelesaian untuk membentuk suatu laporan keuangan disebut penyelesaian siklus akuntansi.

7 tahapan dasar dalam siklus akuntansi

  1. Menganalisa transaksi kemudian mencatatnya pada jurnal.
  2. Membuat neraca saldo atau neraca percobaan
  3. Menyusun jurnal penyesuaian
  4. Menyusun neraca saldo setelah penyesuaian
  5. Pembuatan laporan keuangan
  6. Membuat jurnan penutup
  7. Membuat jurnal pembalik

Sebelumnya telah dijelaskan dan digambarkan bagaimana menganalisa dan mencatat transaksi, memposting ke buku besar, menyiapkan neraca saldo, menganalisis data untuk penyesuaian, menyiapkan ayat jurnal penyesuaian dan menyiapkan laporan keuangan. Bab ini akan menyempurnakan pembahasan mengenai siklus akuntansi dengan menggambarkan bagaimana kertas kerja

(work sheet) digunakan sebagai alat bantu dalam menyiapkan laporan keuangan, menjelaskan bagaimana ayat jurnal penutup dan neraca saldo setelah penutupan digunakan untuk menyiapkan catatan akuntansi pada periode selanjutnya.

Baca juga: Persamaan Akuntansi Aktiva Kewajiban dan Ekuitas (Modal)

Neraca Lajur

Akuntan acap kali menggunakan neraca lajur atau kertas kerja (working paper) untuk mengumpulkan dan mengikhtisarkan data yang diperlukan dalam menyiapkan berbagai analisis dan laporan. Neraca tersebut merupakan alat yang sangat bermanfaat, tetapi itu bukanlah bagian dari catatan akuntansi yang formal. Hal ini sangat berbeda dari bagan Untuk memulai neraca lajur, cantumkan nama perusahaan di bagia atas, jenis kertas kerja dan periodenya.

Selanjutnya, masukan neraca saldo yang belum disesuaikan ke dalam neraca lajur tersebut. Ayat jurnal penyesuaian dimasukan kedalam kolom penyesuaian. Acuan silang
(dengan menggunakan huruf) atas debit dan kredit untuk setiap penyesuaian akan
bermanfaat dalam mengkaji ulang neraca lajur tersebut. Hal ini juga membantu
mengidentifikasi ayat-ayat jurnal penyesuaian yang perlu dicatat dalam jurnal.
Urutan dimasukkannya penyesuaian ke neraca lajur tidak penting.

Kebanyakan akuntan memasukkan penyesuaian tersebut sesuai urutan datanya sendiri. Jika judul dari sejumlah akun yang akan disesuaikan belum ada pada neraca saldo, maka nama akun tersebut harus ditambahkan pada kolom nama akun sesuai keperluan, di bawah hasil penjumlahan neraca saldo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Adblock Detected!

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by whitelisting our website.