Karakteristik Perusahaan Dan Jenis – Jenis Perusahaan

karakteristik perusahaan

Belumlama.com – Setiap perusahaan memiliki karakteristik yang berbeda. Secara umum perusahaan (business) adalah suatu organisasi dimana sumber daya (input), seperti bahan baku dan tenaga kerja diproses untuk menghasilkan barang atau jasa (output) bagi pelanggan.

Pelanggan perusahaan adalah individu atau perusahaan lain yang membeli barang atau jasa yang ditukar dengan uang atau barang lain yang berharga. Sebaliknya, tempat peribadatan bukanlah perusahaan karena pelanggan yang menerima jasanya tidak berkewajiban membayarnya.

Baca Juga : Temuan Audit; Pengertian dan Penjabaran Lengkapnya

Tujuan kebanyakan perusahaan adalah untuk memaksimumkan keuntungan atau laba. Laba (profit) adalah selisih antara jumlah yang diterima dari pelanggan atas barang atau jasa yang dihasilkan dengan jumlah yang dikeluarkan untuk membeli sumber daya alam dalam menghasilkan barang atau jasa tersebut. Akan tetapi, ada juga perusahaan yang tujuannya bukan untuk memaksimumkan keuntungan. Tujuan dari perusahaan nirlaba tersebut adalah adalah untuk menghasilkan kemaslahatan bagi masyarakat, seperti penelitian bisnis dan cagar alam. Pada kasus lain, unit-unit pemerintahan mengelola air minum atau memelihara taman kota tidak bertujuan memaksimumkan laba.

Jenis Jenis Perusahaan

Terdapat tiga jenis perusahaan yang beroperasi menghasilkan laba, yaitu: Perusahaan manufaktur (manufacturing), perusahaan dagang (Merchandising), dan perusahaan jasa (service). Setiap jenis perusahaan mempunyai karakteristik masing- masing.

  1. Perusahaan manufaktur (manufacturing business)
    Karakteristik perusahaan manufaktur adalah mengubah input dasar menjadi produk yang dijual kepada masing-masing pelanggan, contoh: perusahaan General Motors, Intel, Boeing, Nike, Coca Cola, Sony, dll.

    General Motor Manufaktur Kendaraan
    Intel Corporation Manufaktur Microprosesor
    Boeing Manufaktur Pesawat Terbang
    Nike Manufaktur Foot wear
    Sony Manufaktur Elektronik

    Baca Juga : Pengertian dan Manfaat Analisa Laporan Keuangan

  2. Perusahaan dagang (Merchandising business)
    Sama halnya dengan perusahaan manufaktur, perusahaan juga menjual produk ke pelanggan. Namun, perusahaan dagang tidak memproduksi barangnya sendiri, tetapi membelinya dari perusahaan lain. Dengan kata lain, perusahaan dagang mempertemukan produk dengan pelanggan, contoh : perusahaan Wal-Mart, Circuit City, Toys ”R” Us, dll.
  3. Perusahaan Jasa
    Karakteristik perusahaan jasa adalah produk yang ditawarkan bukanlah berupa barang yang dapat dilihat, namun dalam bentuk layanan yang dapat memberikan suatu kepuasan bagi pelanggan. Contoh perusahaan jasa diataranya:

    Garuda Air Lines Jasa Penerbangan
    PT Telkom Jasa Komunikasi
    Bank BRI Jasa Keuangan
    Hotel Dafam Jasa Penginapan

    Ketiga jenis perusahaan yang telah dijelaskan diatas, perusahaan manufaktur, perusahaan dagang, dan perusahaan jasa dapat berbentuk perusahaan perorangan, persekutuan, ataupun korporasi (perseroan terbatas). Namun, karena perusahaan manufaktur membutuhkan sumber daya yang besar, maka sebagian besar perusahaan manufaktur berbentuk korporasi. Demikian pula halnya dengan sebagian besar perusahaan ritel besar seperti, Wal-Mart, Sears, dan JC Penney.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here