Beginilah Skema Merger Bank Syariah BUMN

skema merger bank bri syariah

Pengumuman Skema Merger Bank Syariah BUMN

Skema penggabungan tiga bank syariah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih belum resmi terungkap ke publik. Menurut rencana, skema ini akan disampaikan ke publik oleh Project Management Office (PMO) yang memproses penggabungan ini besok, Selasa (20/10/2020).

Pekan lalu tiga bank yang akan digabung, yakni PT BRI Syariah Tbk (BRIS), PT Bank Syariah Mandiri dan PT BNI Syariah telah menandatangani persetujuan merger (Conditional Merger Agreement/CMA).

Ketua PMO sekaligus Wakil Direktur Utama PT Bank Bank Mandiri Tbk (BMRI) Hery Gunardi mengatakan secara resmi pengumuman skema merger ini akan disampaikan pada 20 Oktober 2020.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya

Bank BRI Syariah (BRIS) dan Pergerakan Saham BRIS

“Skema merger sabar ya 20-an Oktober kami sampaikan merger plan, kalau sekarang ini masih CMA jadi hal-hal yang sifatnya advance ditanyakan kami belum bisa diungkapkan. Tunggu 20-21 Oktober 2020 kita ke step merger plan,” kata Hery dalam konferensi pers virtual, di Jakarta pekan lalu, Selasa (13/10/2020).

Terkait dengan skema yang akan disampaikan ini, diperkirakan akan beberapa tahap yang dilalui sebelum akhirnya bank ini akan menjadi satu entitas baru, sebagai bank syariah hasil merger.

Sumber CNBC Indonesia dari pelaku pasar menyebutkan setidaknya akan ada tiga tahapan yang akan dilalui oleh bank-bank ini dalam aksi korporasinya.

“Ada stage 1, stage 2, stage 3-nya,” kata sumber itu.

Skema Merger Bank Syariah

Terkait dengan kepemilikan saham, Kepala Riset PT Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma menilai secara skema memang belum jelas. Tapi dia menilai awalnya saham BRIS pada skema merger ini akan dipegang oleh BMRI, BBRI, BBNI, selain juga publik.

“Belum tahu ke depannya apakah akan ada entity lain sebagai pemegang saham. Karena ini akan menjadi bank besar. Seharusnya berdiri sendiri,” katanya.

“Targetnya mereka akan memiliki aset Rp 390 triliun di 2025. Pemerintah berencana ingin mendorong bank ini jadi bank BUKU 4. Aset BRI Syariah (BRIS) kira-kira sebanding dengan BNIS sekitar Rp 52 triliun masing-masing. Sedangkan Mandiri

Syariah kira-kira 2 kali lipatnya. Jadi total aset gabungan sekitar Rp 214 triliun dengan modal sekitar Rp 21 triliun,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here