Pengertian, Tujuan dan Ruang Lingkup Audit Laporan Keuangan

Audit Laporan Keuangan

Pengertian Audit Laporan Keuangan

Audit laporan keuangan adalah audit yang dilakukan oleh auditor independen terhadap laporan keuangan yang disajikan oleh kliennya untuk menyatakan pendapat mengenai kewajaran atas laporan tersebut. Dalam audit ini, auditor independen menilai kewajaran financial report atas dasar kesesuaian dengan prinsip akuntansi berterima umum.

Audit ini menitik beratkan pada apakah financial report sesuai dengan kriteria yang spesifik. Auditor menyatakan suatu pendapat apakah laporan tersebut disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Berdasarkan beberapa pengertian di atas dapat diambil kesimpulan bahwa audit laporan keuangan merupakan proses pengumpulan dan pengevaluasian bukti-bukti secara obyektif oleh auditor tentang informasi

financial report dengan tujuan untuk menyatakan suatu pendapat apakah financial report telah disajikan secara wajar sesuai dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum.

Baca Juga: Tipe Audit Yang Dilakukan Oleh Akuntan Publik

Tujuan Audit Laporan Keuangan

Audit ini bertujuan untuk memberikan pendapat yang obyektif, profesional dan independen mengenai kesesuaian financial report obyek pemeriksaan dengan standar akuntansi yang berlaku yang telah ditetapkan secara konsisten dibandingkan dengan financial report pada tahun-tahun sebelumnya. Seorang auditor dalam menjalankan tugasnya yaitu melakukan pemeriksaan keuangan harus berdasar prinsip akuntansi berterima umum yang berlaku. Pemeriksaan keuangan juga mencakup pemeriksaan mengenai ketaatan obyek pemeriksaan kepada peraturan perundangan yang mendasari transaksi /kejadian yang mempunyai pengaruh material terhadap financial report yang diperiksa.

Baca Juga: 5 Jenis Opini Audit Financial Statement

Ruang Lingkup Audit

Ruang lingkup audit financial report merupakan suatu batasan-batasan yang harus dipatuhi dalam setiap pelaksanaan pemeriksaan atau audit. Ruang lingkup pemeriksaan ini bertujuan menetapkan luasnya pemeriksaan yang menjadi tanggung jawab auditor dan menyerahkan hasil pemeriksaan yang dikehendaki. Dalam audit laporan keuangan, ruang lingkup yang harus dipatuhi adalah hanya terbatas pada financial report dari badan usaha yang diaudit.

Disamping melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan dari badan-badan usaha tersebut, auditor juga mengumpulkan informasi penguat seperti secara langsung meminta

bukti dari pihak luar (investor dan kreditur) dan mengumpulkan bukti-bukti fisik, serta bukti-bukti lainnya. Tetapi sebelum melakukan proses audit, seorang auditor harus melihat hasil audit pada tahun sebelumnya. Apabila dari hasil audit terdahulu terungkap adanya indikasi terdapatnya hal-hal penting yang tidak tercantum dalam program audit, maka tidak menutup kemungkinan untuk memperluas ruang lingkup audit. Ruang lingkup ini
bertujuan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap hasil kerja dari auditor tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here